Bioflavonoid  atau sering hanya disebut flavonoid adalah senyawa yang terdiri dari 15 atom karbon yang umumnya tersebar di dunia tumbuhan. Lebih dari 2000 flavonoid yang berasal dari tumbuhan telah diidentifikasi, namun ada tiga kelompok yang umum dipelajari, yaitu antosianin, flavonol, dan flavon. Antosianin (dari bahasa Yunani anthos , bunga dan kyanos, biru-tua) adalah pigmen berwarna yang umumnya terdapat di bunga berwarna merah, ungu, dan biru . Pigmen ini juga terdapat di berbagai bagian tumbuhan lain misalnya, buah tertentu, batang, daun dan bahkan akar.

 

Bioflavonoid sering terdapat di sel epidermis. Sebagian besar bioflavonoid terhimpun di vakuola sel tumbuhan walaupun tempat sintesisnya ada di luar vakuola. Flavanoid memegang perang pneting bagi pemebntukan kelopak bunga yaitu dengan cara memikat serangga agar menghinggapi bunga dan membantu proses penyerbukan. Tetapi tidak semua serangga yang tertarik dengan senyawa ini karena memiliki rasa pahit bagi beberapa lidah serangga.

 

Jenis dan Tipe Bioflavonoid

Flavanoid memiliki beberapa jenis yaitu Flavanol, Flavon, Isoflavon, Flavanol, dan Anthocyanin. Berbagai jenis senyawa Flavanoid ini terdapat atau terkandung di tumbuhan – tumbuhan berwarna karena Bioflavonoid juga menjadi pewarna bagi para tumbuhan. Tumbuhan – tumbuhan itu mulai dari bunga, sayuran, hingga buah – buahan. Untuk jenis Bioflavonoid yang terdapat pada makanan yaitu Quercetin, Epicatechic, Oligamer Proanthochyanidin, Myrecetin, Carechin, dan Xanthohumol.

 

Makanan yang mengandung Bioflavonoid

Berbagai tumbuhan dan tanaman yang mengandung senyawa ini  di antaranya buah jeruk, buah Berry (strawberry dan blueberry), aneka kacang–kacangan, ginko biloba, sayur bayam, semua jenis teh, dark chocolate dan buah anggur. Pada umumnya manfaat senyawa Bioflavanoid beserta semua jenisnya adalah untuk mengusir radikal bebas dalam tubuh kita. Radikal bebas adalah bagian tubuh yang mengambil sebagian sel- sel sehat dalam tubuh agar tetap bisa hidup secara stabil. Berikut manfaat bioflavonoid untuk tubuh:

 

1. Bioflavonoid sebagai antioksidan

Radikal Bebas dapat berkembang dengan melakukan oksidasi terhadap sel-sel sehat. Oleh karena itu tubuh perlu manfaat antioksidan yang cukup untuk mencegah terjadinya oksidasi.  Bioflavonoid bereperan sebagai oksidasi terbaik.

 

2. Bioflavanoid mengusir polusi dalam tubuh

Terciptanya polusi di lingkuangan kita tinggal memang memberi dampak yang buruk secara perlahan terhadap tubuh kita. Manfaat Senyawa Bioflavonoid sangat efektif untuk masalah yang satu ini. Ia akan mengusir polusi dalam tubuh kita seperti dari asap rokok dan asap kendaraan yang jelas beracun.

 

3. Bioflavonoid dapat mencegah penuaan dini

Selain untuk dalam tubuh, Bioflavonoid juga memberi manfaat pada kesehatan kulit kita. Salah satunya mencegah terjadinya penuaan dini. Kulit yang terpapar polusi memang menyebabkan kulit menjadi mudah kusam dan mengalami penuaan yang lebih cepat. Oleh karenanya bioflaavonoid akan meregenerasi kulit, mengencangkan dan menghilangkan kerutan akibat penuaan dini.

 

4. Bioflavonoid dapat menghindarkan penyakit mematikan

Penyakit-penyakit mematikan seperti penyakit jantung, kanker, dan tumor memang patut untuk dihindari. Dua penyebab timbulnya penyakit ini ialah pola hidup yang buruk dan faktor genetik. Bioflavonoid akan membantu kita terhindar dari penakit-penyakit mematikan tersebut karena membantu Radikal Bebas agar dapat hidup secara stabil dan tidak merusak sel.

 

5. Bioflavonoid dapat mencegah penyakit aterosklorosis

Penyakit ateroklorosis adalah penyakit yang menyerang dinding arteri di mana adanya pertumbuhan lemak berlebih dalam bagian tersebut. Tumbuhnya lemak dalam dinding arteri dapat menyebabkan aliran darah terhambat dan tidak mengalir sempurna ke otak dan jantung kita. Mengkonsumsi makanan yang mengandung bioflavonoid secara rutin mampu mengikis timbunan lemak dalam dinding arteri.

 

6. Bioflavonoid sebagai penolak alergi

Bioflavonoid juga dapat berepran sebagai penolak alergi. Bioflavonoid akan memasang pagar dalam tubuh kita untuk menolak adanya respon atau reaksi negatif dari tubuh terhadap sebuah keadaan.

 

7. Bioflavonoid efektif Mengusir virus

8. Bioflavonoid efektif Menghindari trombus

Senyawa yang satu ini juga dapat membuat darah merah dalam tubuh kita mengalir tanpa terjadinya penggumpalan atau trombus. Penggumpalan darah dalam tubuh dapat memberi efek yang serius contohnya penggumpalan dalam otak yang dapat menyebaabkan penyakit minengitis.

 

9. Bioflavonoid sebagai anti diare

Diare yang merupakan penyakit yang sering menghinggapi anak-anak dan orang lanjut usia ini memang menjadi masalah yang cukup serius karena sering menghilangkan nyawa seseorang. Diare yang dapat menyebabkan tubuh kekurangan cairan memang wajib dihindari dengan memakan makanan yang bersih dan bergizi. Salah satunya makanan yang mengandung Bioflavanoid. Selain itu dijaga juga kebersihan diri sendiri dan lingkungan.

 

10. Bioflavonoid meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Bioflavanoid dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Karena Bioflavonoid memang menjadi senyawa yang membantu tubuh kita untuk menjadi lebih kebal. Atau setidaknya menstabilkan kekebalan tubuh kita.

 

Untuk mendapatkan penjaagaan dari bioflavonoid, makanlah makanan-makanan yang mengandung bioflavonoid, sehingga tubuh dapat dijaga dari potensi sakit dan penyakit yang mematikan. Kabar baiknya, lebah telah mengumpulkan bioflavonoid yang tersebar pada tumbuhan dan mengumpulkannya menjadi satu untuk diproduksi menjadi propolis. Silahkan baca juga menguak 17 rahasia propolis untuk informasi lebih dalam.

 

British Propolis mengandung 4x bioflavonoid dibanding produk propolis di pasaran.

Share:

Leave a Comment

Your email address will not be published.

TOP

X